Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Selamat Ulang Tahun Ayah

Selamat ulang tahun ayah nomor 1 di dunia!
Terima kasih untuk semua hal yang telah diberikan secara sadar maupun tidak, yang tidak ternilai harganya, yang bahkan tidak bisa saya sampaikan satu persatu.

Terima kasih Mbah yang sudah melahirkan ayah ke dunia.
Terima kasih Mbah kakung yang sudah membesarkan dan mendidik ayah menjadi seperti ayah.
Terima kasih ibu, sudah bersedia menerima lamaran ayah untuk menikahi ibu dulu.
Dan terakhir,
terima kasih Allah, sudah mengizinkan saya menjadi anak dari bapak ini. Terima kasih :’)

Maafkan Aku yang Tak Romantis

Sudah sering aku mendengarkan lagu-lagu bernuansa merah jambu. Membaca beberapa antologi puisi cinta yang syarat dengan kalimat-kalimat indah. Juga seringkali menyempatkan diri menonton film-film yang mengusung tema cinta dan kerinduan. Dan aku selalu terjerembab dalam kekaguman yang sama. Jatuh cinta pada kalimat-kalimat indah yang kutemui.

Bukan hanya itu. Kejutan-kejutan kecil yang terasa sangat istimewa dalam beberapa adegan film membuatku semakin merasuk pada dunia khayal yang tinggi. Menjadi seorang pria sejati yang pintar menyulam kalimat-kalimat indah, dan selalu romantis pada perempuan yang disayanginya. Rasanya, lelaki seperti itu akan senantiasa bisa membuat kekasihnya tersenyum bahagia. Sayang sekali, aku tak bisa. Aku tak pernah bisa menjadi pemeran romantis dalam pentas hidup bernama cinta.

Harus juga kuakui memang, bahwa aku selalu gagal untuk menjadi lelaki romantis; lelaki yang menjadi idaman banyak wanita. Aku tak pandai memuji, meski aku tahu perempuan suka dipuji. Aku tak pandai merayu, meski banyak perempuan akan merasa senang jika dirayu. Aku juga sangat tak bisa menggombal, meski aku tahu, sebagian perempuan lebih suka digombalin.

Aku cuma seorang lelaki biasa yang hanya bisa bicara apa adanya. Tak lebih. Aku juga tidak pandai mengibaratkan apalagi membandingkan seorang perempuan dengan hal-hal lain. Karena bagiku, tak ada hal lain yang mampu menyamai makhluk Tuhan yang bernama perempuan itu. Apalagi perempuan sholehah. “sebaik-baik perhiasan adalah perempuan (istri) sholehah”.

Keindahan apa yang bisa kusamakan dengan kemuliaan seorang perempuan (istri) sholehah di hadapan Allah? Tidak ada. Allah Azza wajallamengistimewakan perempuan dengan mencantumkannya dalam satu surah khusus di dalam Al-Quran yaitu “An-nisa’”. Rasulullah pun, demi penghormatan dan pemuliaannya pada perempuan, menyuruh ummatnya untuk menghormati seorang perempuan (ibu) tiga kali lebih banyak dibandingkan laki-laki (Ayah).

Lalu bisakah aku menyamakan perempuan itu seperti matahari, rembulan, permata, emas, bunga, samudera atau lainya dalam bualan kata-kata yang berlebihan? Ah,,, tidak. Perempuan adalah makhluk yang teramat istimewa untuk dibanding-bandingkan. Perempuan adalah makhluk yang anggun. Keberadaannya sebagai penyeimbang dalam kehidupan. Jika meminjam bahasanya Rumi, Perempuan adalah ujung alis Tuhan yang tergerai di dunia. Subhanallah…

Rasanya sangat malu aku jika saat bicara dengan perempuan, harus menggunakan bahasa-bahasa yang lebay. Apalagi jika harus selalu memujinya secara berlebihan. Inilah mungkin penyebab utama kenapa aku tak pernah bisa romantis. Ujung-ujungnya, aku tak pernah bisa membahagiakan seorang perempuan yang kusayangi dan juga (mengaku) menyayangiku. Tetapi bukankah kebahagiaan itu adalah penerimaan hati dengan penuh rasa syukur terhadap segala hal yang melingkupi hidup? Bahasa lainnya adalah ikhlas. Dan menurutku, itulah romantisme tertinggi dalam hidup. Karena tidak pernah menafikan keberadaan Tuhan dalam setiap detak penerimaannya.

Dan aku,,,, biarlah tetap tidak bisa romantis dihadapan perempuan manapun, asal aku bisa memuliakan istriku kelak, dengan hati dan cinta yang selalu bersandar padaNYA. Sebab, kurang bijak juga rasanya, jika mengukur keromantisan hanya melulu dengan rayuan, pujian dan sederet kalimat gombal yang pasaran. Romantis itu, adalah saat seorang suami mampu memuliakan istrinya dengan cara-cara yang sudah digariskan oleh syariat. Bagitu juga sebaliknya.

*Jadi, maafkan aku yang tak bisa romantis terhadapmu. Barangkali, aku memang tidak ditakdirkan untuk bisa membahagiakan semua orang. Termasuk kamu

Tahun yang Baru :)


Pagi sunyi disini
melihat sinar matahari yang menyinari bumi,…lagi  
mengitung lagi

detik-detik Tahun Baru

jika kuingat
sudahkah aku berbuat baik tahun ini
jika kuingat lagi berapa orang yang sudah aku sakiti
berapa banyak orang yang membenciku tahun ini

kulihat cermin diriku kembali
apakah aku sudah menaati peraturan
apakah aku sudah menaati janji yang sempat ku katakan pada awal tahun yang lalu

apakah aku sudah belajar dengan sungguh..
sungguh.. kuraba hatiku
sudahkah aku rajin untuk beribadah
seringkah aku shalat malam
seringkah aku beramal
berapa banyak pernah kuucapkan asmaul husna- Mu Ya ALLah
masyaallah
astagafirullah aladzim

betapa kurangnya takwaku ya Allah

betapa seringnya aku melakukan kesalahan sehingga tidak seorangpun menyukaiku
betapa seringnya aku mengingkari janji
betapa jarangnya aku membaca surat cinta- Mu
betapa jarangnya aku mengucap syukur
betapa hinanya hamba-Mu ini yg tidak memuji Nama-nama indah-Mu

ya Allah ya Tuhanku Yang Maha Pemberi..
kau beri lagi sinar mentari
masihku merasakan sejuknya air
lembutnya angin yang berhembus lembut diatas bumi

kudengar lagi pagi ini
burung-burung riang berterbangan diangkasa
obrolan orang tua di pojok sana
tawa riang anak-anak yang berlarian dijalan
suara bibi penjual sayur yang mendagangkan barangnya

aku bersyukur
aku sangat bersyukur ya allah
telah kau beri aku satu kesempatan lagi untuk menikmati hari ini …..lagi

telah kau beri aku satu kesempatan lagi untuk merasakan indahnya tahun baru ini
terima kasih ya allah
terima kasih

kau beri diriku yang serba kekurangan ini …..UMUR
untuk menjadi lebih baik lagi
untuk beramal
untuk bersyukur
untuk membela yang benar

untuk berdo’a
untuk menikmati hari demi hari lagi

ya tuhan
jika kau tidak lelah dengan janjiku
jika kau tidak muak dengan sumpahku
ijinkanlah aku berjanji sekali lagi
ya tuhan
aku berjanji

aku akan shalat lebih rajin di tahun mendatang
aku akan bertahajud lebih khusuk pada tahun depan
aku akan sering memberi kepada kaum dhuafa tahun esok
aku akan lebih sering berlajar tentang duniamu tahun sana

aku pasti ya allah
aku pastikan
aku pastikan bahwa aku
aku akan menjadi orang yang lebih baik tahun depan
dan ijinkanlah orang-orang disekilingku menjadi orang yang lebih baik juga

dan ijinkanlah duniaku
menjadi dunia yang lebih baik dari yang kemarin
menjadi dunia yang menunduk kepadamu ya allah

sekiranya saya ucapkan terima kasih padamu

kini, akan ku songsong tahun yang akan datang
tahun yang lebih banyak cobaan
tahun yang memberiku kesempatan untuk berubah lagi
tahun yang kau karuniai ya allah
tahun yang kau ridhai

ku rasakan lagi
telah lama ku berdiri
telah lama ku berdiam diri
ku harus bergerak
demi hari esok yang lebih baik lagi
demi Keluarga ku, Pasangan ku nanti, Masa depan ku, dan diri ku sendiri

selamat tahun baru 2014
semoga tahun baru ini menjadi lebih baik dari pada tahun sebelumnya..

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Terima PESANAN :)

Terima PESANAN :)
dk-manggala.co.cc. Diberdayakan oleh Blogger.

yang Punya Blog

Foto Saya
DK hanya Cowok sederhana.. yang hanya ingin berusaha untuk mendapat yang Terbaik dalam Hidup Ini dan ingin slalu membangga kan kedua Orang tua dan Pasangan nya
 

SMS Gratis..Ayo Coba

Indonesian Freebie Web and Graphic Designer Resources
banner

Popular Posts

About Love DK

Followers

DHIKDAYA MANGGALA PUTRA (Dhika)
 

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger