Ibu, Bapak maaf kan aku, apabila selama ini tingkahku terus saja membuat kalian berdua bersedih, seringkali ke inginanmu tak kuindahkan, harapan mu pada ku tak kuturuti dan cita-cita mu pada ku tak kupenuhi..
Ibu, Bapak maaf kan aku, perjuangan mu dan pengorbanan mu tak sepenuhnya ku syukuri. Selalu saja ada kata-kata ku yang melukai hati kalian berdua selalu saja ada tindakan ku yang mebuat hati kalian resah, namun kalian menyembunyikan rapat-rapat kesedihan itu dari ku.
Ibu, Bapak maaf kan aku, aku belum pernah merasakan penderitaan kalian dalam membesarkan ku sebegini besarnya, derita di atas derita yang kalian alami telah sampai puncak nya untuk merawat ku, aku belum pernah merasakan semua itu, karna aku belum pernah merasakan menjadi orang tua atas anak-anakku.
Ibu, Bapak maaf kan aku , keluh mu, duka mu tak terbersit di wajah mu, yang ada hanya guratan senyummu, manisnya kasih sayangmu dan pelukan rindu mu
Aku tahu ibu, bapak dibalik senyuman mu itu ada rasa gundah yang terpendam demi kebaikan hidupku
Ibu, Bapak maaf kan aku , aku berusa jadi seseorang yang kau impikan menjadi anak yang berbakti, baik,sukses dan mapan, namun ini lah aku kadang kala aku ter tatih-tatih memenuhi impian kalian itu aku sudah berusaha keras namun ini lah aku.
Ibu, Bapak maaf kan aku, apa bila aku tetap nakal seperti masa kecil ku dulu tapi ketahuilah bahwa aku akan terus berjuang menjadi anak baik yang senantiasa berada di sisi mu, membahagiakan mu, memberi mu tawa, mengusir lara mu dan selalu siap menuruti maumu, sebisa ku.
Ibu, Bapak maaf kan aku, aku akan berusaha tak akan menyia-nyiakan jerih payah mu, perjuangan mu, keringat mu dan darah mu yang terus mengucur deras di dalam raga ku
Aku akan berusaha dan aku akan berusaha semampuku, agar kalian takkan menyesal memiliki ku sebagai anak kalian
Ibu, Bapak maaf kan aku…









